Beasiswa Singapura: ASEAN Scholarship untuk Sekolah, ASEAN Undergraduate di NUS, dan SINGA untuk PhD
9 September 2026
"Beasiswa Singapura" bukan satu skema — untuk warga Indonesia ada tiga lapisan resmi yang berbeda jenjang, penyelenggara, dan syaratnya: ASEAN Scholarship dari Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) untuk jenjang sekolah, ASEAN Undergraduate Scholarship di tingkat universitas (dibahas di sini dari halaman resmi NUS), dan SINGA untuk doktoral riset bersama A*STAR. Artikel ini memetakan ketiganya per 3 November 2026, hanya dari halaman resmi masing-masing. Perbandingan jalur kuliah luar negeri lain ada di hub persiapan kuliah di luar negeri kami.
Lapisan 1 — ASEAN Scholarship (MOE) untuk jenjang sekolah
ASEAN Scholarship adalah beasiswa sekolah dari MOE Singapura. Pada halaman khusus Indonesianya, MOE menyatakan beasiswa ini untuk warga negara Indonesia yang mahir berbahasa Inggris, mempunyai hasil sekolah yang konsisten baik, dan mempunyai catatan kegiatan ko-kurikuler (CCA) yang baik.
Jenis yang terbuka untuk Indonesia hanya dua — dan satu ketiadaan penting harus dicatat: Indonesia tidak mempunyai jenis Pre-university pada skema ini.
| Jenis | Lahir | Posisi saat ini | Masa beasiswa |
|---|---|---|---|
| Secondary 1 | 2 Jan 2012 – 1 Jan 2015 | SD kelas 6 atau SMP kelas 1 | 6 tahun |
| Secondary 3 | 2 Jan 2010 – 1 Jan 2013 | SMP kelas 2 atau 3 | 4 tahun |
Kedua jenis berujung pada Singapore-Cambridge GCE A-Level, dan beasiswa diperbarui setiap tahun berdasarkan performa penerima. Manfaatnya meliputi tunjangan tahunan dengan akomodasi hostel, tunjangan kedatangan (settling-in allowance), tiket pesawat ekonomi pulang-pergi, biaya sekolah, biaya ujian GCE O-Level dan A-Level (dibayar sekali saja), serta manfaat medis bersubsidi dan asuransi kecelakaan.
Status siklusnya per 3 November 2026: pendaftaran 2026 sudah tutup (berjalan 5 Januari–23 Februari 2026; tes seleksi 11–12 April 2026 di Bandung, Batam, Jakarta, Makassar, Medan, Palembang, Surabaya, dan Yogyakarta; wawancara Mei–awal Juni 2026; penghargaan awal Agustus 2026, tentatif). Untuk siklus 2027, MOE mengarahkan calon pendaftar ke daftar surat (mailing list) resminya — daftarkan diri di sana, bukan menunggu pengumuman ulang dari situs pihak ketiga.
Lapisan 2 — ASEAN Undergraduate Scholarship, dibaca dari halaman NUS
Di tingkat sarjana, masing-masing universitas otonom Singapura menjalankan skema ASEAN-nya sendiri. Angka di bagian ini hanya dari halaman resmi NUS; NTU, SMU, dan SUTD menjalankan skema sejenis mereka sendiri dan disebut di sini sebagai penunjuk bernama tanpa angka, karena halaman mereka tidak ditarik pada produksi artikel ini.
Skema NUS terbuka untuk warga negara ASEAN di luar warga Singapura — Indonesia tercantum. Komponennya:
- Menanggung 100% biaya kuliah sarjana bersubsidi, dihitung sesudah MOE Tuition Grant — penerima wajib mengambil Tuition Grant tersebut.
- Tunjangan hidup S$5.800 per tahun.
- Tunjangan komputer sekali sebesar S$1.750.
- Tunjangan akomodasi S$3.000 per tahun.
Satu ikatan wajib dibaca utuh: beasiswa NUS-nya sendiri tidak membawa bond, tetapi Tuition Grant yang menjadi dasar hitungannya mewajibkan mahasiswa internasional bekerja untuk perusahaan yang terdaftar di Singapura selama 3 tahun sesudah lulus. Jadi "tanpa ikatan" hanya benar separuh — ikatannya melekat pada hibah biaya kuliahnya, bukan pada beasiswanya.
Lapisan 3 — SINGA untuk doktoral riset (A*STAR)
Singapore International Graduate Award (SINGA) adalah jalur doktoral riset dari ASTAR, dijalankan sebagai kolaborasi **ASTAR dengan NTU, NUS, dan SUTD** — hanya tiga universitas itu; jangan menambahkan universitas lain ke daftar mitranya. Angka berikut diatribusikan ke brosur resmi SINGA dari A*STAR, dan A*STAR meminta angka berjalan dikonfirmasi ulang di situs resminya (a-star.edu.sg):
- Biaya kuliah penuh hingga 4 tahun studi PhD.
- Tunjangan S$2.700 per bulan, naik menjadi S$3.200 per bulan sesudah lulus Qualifying Examination.
- Hibah tiket pesawat sekali hingga S$1.500.
- Tunjangan kedatangan sekali sebesar S$1.000.
- Tenggat: intake Agustus = 1 Desember tahun sebelumnya; intake Januari = 1 Juni tahun sebelumnya.
Catatan jenjang yang jujur: di antara lapisan yang terverifikasi resmi ini, jenjang pascasarjana yang tersedia adalah doktoral riset SINGA. Tidak ada skema magister Singapura yang kami cetak di sini, karena tidak ada halaman resmi skema S2 yang ditarik dan diverifikasi untuk artikel ini — mengisi celah itu dengan angka situs agregator beasiswa adalah persis yang tidak kami lakukan.
Cara membaca peta ini
Anak SMP/SMA berprestasi dengan bahasa Inggris kuat masuk dari lapisan MOE. Calon sarjana menghitung lapisan universitas — dengan ikatan 3 tahun Tuition Grant sebagai bagian dari hitungan sejak awal. Peneliti calon doktoral masuk dari SINGA. Pembanding pola beasiswa pemerintah Asia lainnya ada di artikel beasiswa pemerintah Korea GKS dan beasiswa pemerintah Jepang MEXT; tetangga kawasan terdekatnya, Malaysia, dipetakan di artikel beasiswa Malaysia; dan pembanding kawasan berbahasa Inggrisnya ada di artikel kuliah di Australia.
Sumber
- Ministry of Education Singapore — ASEAN Scholarship, halaman Indonesia: jenis Secondary 1 dan Secondary 3 (tanpa jenis Pre-university untuk Indonesia), syarat, manfaat, dan tanggal kunci 2026 serta arahan mailing list 2027: https://www.moe.gov.sg
- National University of Singapore — ASEAN Undergraduate Scholarship: komponen S$5.800/tahun, S$1.750 sekali, S$3.000/tahun, cakupan 100% biaya bersubsidi sesudah Tuition Grant, dan kewajiban kerja 3 tahun dari Tuition Grant: https://www.nus.edu.sg
- ASTAR — Singapore International Graduate Award (SINGA), brosur resmi: komponen tunjangan S$2.700/S$3.200 per bulan, hibah tiket hingga S$1.500, tunjangan kedatangan S$1.000, kolaborasi ASTAR × NTU/NUS/SUTD, dan tenggat intake; konfirmasi angka berjalan di: https://www.a-star.edu.sg