Perbedaan JLPT dan JFT-Basic: Format, Level, Biaya, dan Kegunaan untuk SSW
2 November 2026
Perbedaan JLPT dan JFT-Basic terletak pada tujuan dan cara penilaiannya: JLPT adalah ujian kemampuan bahasa Jepang umum dengan lima level dari N5 sampai N1, sedangkan JFT-Basic adalah ujian berbasis komputer yang mengukur kemampuan komunikasi sehari-hari untuk tinggal dan bekerja di Jepang, dengan hasil A1, A2.1, atau A2.2. Keduanya bisa dipakai sebagai bukti bahasa untuk jalur Specified Skilled Worker atau SSW, dengan syarat JLPT N4 atau lebih tinggi, atau JFT-Basic level A2.
Apa persamaan mendasar kedua ujian ini?
Keduanya adalah ujian bahasa Jepang resmi untuk penutur asing dan keduanya terkait dengan The Japan Foundation. JLPT diselenggarakan oleh The Japan Foundation bersama Japan Educational Exchanges and Services. JFT-Basic diselenggarakan oleh The Japan Foundation, dengan pendaftaran dan pelaksanaan di pusat ujian melalui Prometric.
Persamaan lain yang paling sering dicari adalah penggunaannya untuk SSW. Aturan bahasanya adalah sebagai berikut.
Untuk jalur SSW, bukti bahasa yang diakui adalah JFT-Basic level A2 atau JLPT N4 atau lebih tinggi, ditambah tes keterampilan sesuai bidang pekerjaan yang dituju.
Di luar penggunaan untuk SSW itu, arah kedua ujian berbeda. JLPT menilai kemampuan bahasa secara umum dan bertingkat, sedangkan JFT-Basic difokuskan pada komunikasi yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari di Jepang, terutama bagi orang yang akan tinggal untuk bekerja.
Apa perbedaan JLPT dan JFT-Basic secara lengkap?
Tabel berikut merangkum perbedaan utama kedua ujian per 2 November 2026. Biaya dan jadwal adalah fakta yang bisa berubah, jadi periksa kembali halaman pendaftaran resmi sebelum membayar.
| Aspek | JLPT | JFT-Basic |
|---|---|---|
| Penyelenggara | The Japan Foundation dan Japan Educational Exchanges and Services (JEES). Di luar Jepang, pelaksanaan dibantu lembaga tuan rumah setempat. | The Japan Foundation. Pendaftaran dan pelaksanaan ujian melalui Prometric di pusat ujian. |
| Tujuan | Menilai dan mensertifikasi kemampuan bahasa Jepang penutur asing secara umum, bertingkat dari dasar sampai mahir. | Mengukur kemampuan bahasa Jepang yang dibutuhkan orang asing yang akan tinggal di Jepang, terutama untuk bekerja, agar dapat berkomunikasi dalam situasi kehidupan sehari-hari. |
| Format | Ujian tertulis dengan lembar jawaban pilihan ganda yang dinilai komputer. Tidak ada ujian percakapan dan tidak ada ujian karangan. | Ujian berbasis komputer atau CBT di pusat ujian. Soal ditampilkan dan dijawab di komputer, dengan audio melalui headphone. |
| Jadwal | Dua kali setahun. Pada 2026, ujian diadakan pada 5 Juli dan 6 Desember. | Jendela ujian tersedia secara berkala, pada prinsipnya setiap bulan, melalui Prometric. Tanggal yang tersedia berbeda menurut negara dan pusat ujian. |
| Level dan hasil | Lima level: N5 paling mudah, lalu N4, N3, N2, dan N1 paling sulit. Peserta memilih satu level saat mendaftar dan dinyatakan lulus atau tidak lulus pada level itu. | Satu ujian dengan pelaporan level: A1 untuk skor 145 sampai 174, A2.1 untuk skor 175 sampai 199, dan A2.2, yang disebut juga A2, untuk skor 200 sampai 250. |
| Penilaian | Skor total berskala 0 sampai 180. Setiap level punya nilai lulus total dan nilai minimum per bagian penilaian, dan kedua syarat itu harus dipenuhi bersamaan. | Skor total berskala 10 sampai 250, dihitung dengan metode penyetaraan statistik. Level ditentukan dari rentang skor total, sesuai pembagian A1, A2.1, dan A2.2 di atas. |
| Biaya di Indonesia | N1 dan N2 sebesar Rp350.000. N3, N4, dan N5 sebesar Rp250.000. Ada tambahan biaya administrasi kecil yang nominalnya tidak dipublikasikan. | Biaya untuk Indonesia tidak dinyatakan di sini. Besaran biayanya tercantum pada halaman pendaftaran resmi Prometric untuk Indonesia dan perlu diperiksa di sana sebelum mendaftar. |
| Masa berlaku dan penggunaan untuk SSW | Sertifikat JLPT tidak kedaluwarsa, menurut halaman tanya jawab resmi penyelenggara, meskipun lembaga atau perusahaan penerima dapat menetapkan batas waktu sendiri. Untuk SSW, yang dihitung adalah N4 atau lebih tinggi. | Hasil dipakai untuk SSW bila mencapai level A2, yaitu A2.2 dengan skor 200 sampai 250. JFT-Basic juga dinyatakan penyelenggara sebagai ujian untuk mengukur kemampuan yang dibutuhkan bagi status tinggal Specified Skilled Worker (i). |
| Waktu hasil | Untuk peserta di luar Jepang, laporan hasil ujian Juli diterima sekitar awal Oktober dan ujian Desember sekitar awal Maret, melalui lembaga tuan rumah setempat. | Skor total dan hasil penilaian tampil di layar pada hari ujian. Pemberitahuan resmi hasil diterbitkan di situs Prometric dalam waktu 5 hari kerja setelah ujian. |
Dua baris dalam tabel ini paling sering disalahpahami. Pertama, jadwal: JLPT terikat dua tanggal setahun, sedangkan JFT-Basic memakai jendela berkala tiap bulan. Kedua, level: JLPT mengharuskan Anda memilih level sebelum ujian, sedangkan JFT-Basic menempatkan hasil Anda pada salah satu level A1 sampai A2.2 setelah ujian selesai.
Bagaimana struktur soal masing-masing ujian?
JLPT menilai pengetahuan bahasa, yang mencakup kosakata dan tata bahasa, ditambah membaca dan mendengarkan. Ringkasan resmi penyelenggara menyatakan kemampuan per level dinyatakan lewat kegiatan membaca dan mendengarkan, dengan pengetahuan bahasa yang mendukung kedua kegiatan itu. Pada level N4 dan N5, pengetahuan bahasa dan membaca digabung menjadi satu bagian penilaian berskala 0 sampai 120, dan mendengarkan menjadi bagian tersendiri berskala 0 sampai 60.
JFT-Basic terdiri dari empat bagian: Huruf dan Kosakata, Percakapan dan Ekspresi, Pemahaman Mendengarkan, dan Pemahaman Membaca. Jumlah soalnya sekitar 50 soal dengan waktu 60 menit. Isi bagiannya dekat dengan situasi harian, seperti membaca pemberitahuan, memahami instruksi, dan mengikuti percakapan di tempat umum.
Kenapa pendaftaran Desember 2026 perlu diperhatikan?
Karena jadwal JLPT hanya dua kali setahun, keterlambatan pendaftaran berarti menunggu periode berikutnya. Per 2 November 2026, pendaftaran JLPT Desember 2026 di Indonesia sudah ditutup pada 7 September 2026. Ujian Desember 2026 sendiri diadakan pada 6 Desember 2026.
Kondisi ini berbeda dengan JFT-Basic yang jendela ujiannya berkala setiap bulan. Perbedaan jadwal ini menjadi faktor penentu bila tenggat dokumen Anda dekat, misalnya untuk proses bidang SSW tertentu. Rincian jalur dan syarat tesnya dirangkum pada halaman syarat tes bahasa untuk kerja di Jepang dan pilihan antara JLPT dan JFT-Basic.
Pilih JLPT atau JFT-Basic berdasarkan tujuan apa?
Pilih berdasarkan dokumen yang diminta di ujung jalur Anda, bukan berdasarkan anggapan ujian mana yang lebih tinggi nilainya. Pakai kriteria berikut.
Tujuan bekerja di Jepang lewat SSW dalam waktu dekat
Periksa dua hal: level yang diminta dan tenggat dokumennya. Bila syarat bidang Anda adalah bukti bahasa A2 atau setara N4 dan tenggatnya dekat, JFT-Basic memberi lebih banyak pilihan tanggal karena jendelanya bulanan dan hasilnya terbit dalam 5 hari kerja. Penjelasan level A2 pada ujian ini ada di halaman penjelasan JFT-Basic level A2 dan rentang skornya.
Bila Anda sudah belajar mengikuti jenjang JLPT dan sudah berada di materi N4, mengambil JLPT N4 memberi sertifikat bertingkat yang juga dihitung untuk SSW. Pastikan tanggal ujiannya masih masuk ke tenggat Anda, mengingat pendaftaran ditutup jauh sebelum hari ujian.
Tujuan kemampuan umum, studi, atau jenjang lanjutan
JLPT lebih sesuai bila Anda membutuhkan bukti kemampuan yang bertingkat dan bisa dilanjutkan ke level berikutnya. Setelah N4 masih ada N3, N2, dan N1 dengan cakupan yang makin luas, dari bahasa sehari-hari sampai penggunaan dalam berbagai keadaan. Uraian cakupan level menengah awal ini tersedia pada halaman cakupan kemampuan JLPT N4 sebagai level dasar untuk kerja dan studi.
JFT-Basic tidak menyediakan jenjang di atas A2. Hasil tertingginya adalah A2.2. Karena itu ujian ini tidak bisa dipakai untuk menunjukkan kemampuan di atas level dasar, sekalipun skor Anda mencapai batas atas rentangnya.
Tujuan belajar yang masih di tahap pemula
Bila Anda baru mulai, jangan memilih ujian hanya karena jadwalnya lebih dekat. Periksa kesiapan dengan kriteria ini: sudah membaca hiragana dan katakana tanpa bantuan, sudah memahami pola kalimat dasar, dan sudah berlatih mendengarkan percakapan harian yang perlahan. Bila ketiganya belum terpenuhi, masa persiapan perlu diselesaikan dulu sebelum biaya ujian dibayar. Pilihan kelas pendampingan untuk persiapan bertahap tersedia pada halaman kursus bahasa Jepang di Jakarta untuk persiapan JLPT dan JFT-Basic.
Apakah salah satu ujian lebih baik dari yang lain?
Tidak dalam arti mutlak. Keduanya mengukur hal yang berbeda dengan cara yang berbeda. JLPT memberi sertifikat lima level untuk kemampuan umum dan tidak kedaluwarsa. JFT-Basic memberi hasil A1 sampai A2.2 yang cepat terbit dan terfokus pada komunikasi harian untuk tinggal dan bekerja.
Keputusan yang benar adalah keputusan yang cocok dengan tujuan: dokumen apa yang diminta, level berapa yang disyaratkan, dan kapan dokumen itu harus siap. Jawab tiga pertanyaan itu, lalu pilihan antara JLPT dan JFT-Basic biasanya menjadi jelas tanpa perlu membandingkan mana yang lebih bergengsi.