Siap Bahasa.

Tes TOEFL ITP: Format, Penyelenggara Resmi IIEF, dan Biaya per Test Center

3 Juni 2026

Tes TOEFL ITP: Format, Penyelenggara Resmi IIEF, dan Biaya per Test Center

TOEFL ITP adalah tes TOEFL berbasis institusi yang paling banyak dipakai untuk keperluan domestik di Indonesia: syarat kelulusan kampus, pendaftaran program dalam negeri, dan berkas seleksi yang menerima skor TOEFL kertas. Penyelenggara resminya di Indonesia adalah IIEF (Indonesian International Education Foundation), institusi yang ditunjuk ETS, dan tes hanya resmi bila diambil di test center yang bekerja sama dengan IIEF. Artikel ini menjelaskan formatnya, siapa penyelenggaranya, untuk apa skornya dipakai, dan mengapa tidak ada satu "biaya TOEFL ITP nasional".

Buku terbuka dan buku catatan tulisan tangan

Ketentuan IIEF: TOEFL ITP hanya resmi bila diambil di test center yang bekerja sama dengan IIEF. Jadwal resmi dan daftar test center diterbitkan IIEF — bukan oleh lembaga persiapan mana pun.

Apa isi tes TOEFL ITP?

TOEFL ITP menguji tiga kemampuan reseptif dan struktur: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension, dengan total waktu sekitar 115 menit. Tidak ada seksi Speaking dan tidak ada seksi Writing berupa esai — inilah perbedaan format paling mendasar dari TOEFL iBT, yang menguji empat keterampilan termasuk berbicara dan menulis. Laporan skor diterbitkan oleh ETS, dan masa berlaku skornya 2 tahun.

Karena formatnya institusional, ITP tidak dapat diambil secara mandiri dari rumah seperti tes daring pada umumnya: Anda mendaftar ke jadwal yang dibuka test center resmi, datang ke lokasi atau mengikuti sesi digital yang diselenggarakan center tersebut, dan menerima laporan skor resmi dari jalur ETS. Perbandingan rinci kedua format ini — dan kapan masing-masing diterima — ada pada halaman perbedaan TOEFL ITP dan iBT, sedangkan posisi ITP di antara tes Inggris lain ada pada halaman perbandingan IELTS, TOEFL, dan PTE.

Siapa penyelenggara resmi TOEFL ITP di Indonesia?

IIEF adalah institusi yang resmi ditunjuk ETS untuk menyelenggarakan TOEFL ITP di Indonesia. Halaman jadwal resmi IIEF memuat sesi-sesi di berbagai kota beserta institusi penyelenggaranya — antara lain CILACS UII di Yogyakarta, LBI FIB UI di Jakarta, dan ILP Cikini di Jakarta — dan daftar test center resmi IIEF adalah rujukan untuk memeriksa apakah suatu penyelenggara sesi benar-benar bekerja sama dengan IIEF.

Satu koreksi arah yang penting: ITC Indonesia bukan otoritas TOEFL ITP. Peran ITC yang terverifikasi adalah sebagai perwakilan ETS untuk TOEIC dan penjual voucher TOEFL iBT. Bila sebuah halaman menyebut ITC sebagai penyelenggara ITP, halaman itu keliru — dan bila sebuah lembaga menjual "TOEFL ITP" tanpa jalur test center IIEF, mintalah bukti kerja samanya sebelum membayar. Penjelasan tes yang memang berada di bawah ITC ada pada halaman tes TOEIC.

Untuk apa skor TOEFL ITP dipakai?

Kegunaan ITP bersifat domestik dan institusional. Contoh yang terdokumentasi dalam booklet resmi: LPDP menerima TOEFL ITP untuk program dalam negeri — 500 untuk S2 dan 530 untuk S3 pada jalur Umum — sementara jalur luar negeri tidak menerima ITP dan menuntut iBT, IELTS, PTE, atau DET. Ambang lengkapnya dibahas pada halaman skor TOEFL untuk LPDP. Di luar LPDP, ITP lazim diminta sebagai syarat kelulusan atau syarat administratif oleh kampus dan instansi di dalam negeri, dengan ambang yang ditetapkan masing-masing institusi — tidak ada satu ambang nasional yang berlaku untuk semua keperluan.

Konsekuensi praktisnya: sebelum mendaftar, pastikan pihak yang akan menerima skor Anda menerima ITP, bukan hanya "TOEFL". Untuk rencana studi ke luar negeri secara umum, kerangka pilihan tesnya dibahas pada halaman panduan kuliah ke luar negeri.

Tangan mengetik di laptop

Berapa biaya tes TOEFL ITP?

Tidak ada tarif nasional tunggal: biaya ditetapkan oleh masing-masing test center, sehingga angka yang benar selalu angka milik center tempat Anda akan tes, pada tanggal yang Anda pilih. Sebagai satu contoh terverifikasi dari halaman center-nya sendiri, TITC Indonesia — yang berada di bawah test center resmi One Stop English Education — menerbitkan TOEFL ITP Digital seharga Rp650.000 termasuk PPN per 3 November 2026. Angka itu adalah harga TITC, bukan harga Indonesia; center lain dapat menetapkan harga berbeda.

Dua hal yang tidak boleh tertukar. Pertama, harga voucher TOEFL iBT yang dijual ITC (Rp3.750.000) bukan biaya TOEFL ITP dan bukan pula "biaya ETS" untuk ITP — itu produk berbeda untuk tes berbeda. Kedua, kursus persiapan dan tes prediksi yang dijual lembaga kursus bukan tes resmi: skor prediksi tidak diterbitkan ETS dan tidak dapat dipakai sebagai laporan skor resmi. Bila yang Anda butuhkan adalah laporan skor resmi, bayarlah sesi di test center IIEF, bukan paket persiapan yang menyertakan kata "TOEFL" pada namanya.

Bagaimana cara mendaftar yang aman?

Mulailah dari halaman jadwal resmi IIEF: pilih kota dan tanggal, catat institusi penyelenggaranya, lalu hubungi center tersebut untuk biaya dan tata cara pendaftarannya. Periksa nama institusi itu terhadap daftar test center resmi IIEF. Simpan bukti pendaftaran dan tanyakan bentuk laporan skornya — laporan skor ITP diterbitkan melalui jalur ETS, dan masa berlakunya 2 tahun, jadi hitung tanggal tes Anda mundur dari tenggat berkas yang akan memakai skor itu. Bila tenggat Anda adalah pendaftaran LPDP dalam negeri, cocokkan juga ambangnya (500 atau 530) sebelum memilih tanggal, agar satu sesi cukup dan Anda tidak membayar dua kali untuk target yang sejak awal bisa dibaca dari booklet.

Kesalahan apa yang paling sering membuat skor ITP tidak terpakai?

Tiga kesalahan berulang terlihat pada pengguna ITP. Pertama, mengambil tes di penyelenggara yang tidak terhubung ke IIEF lalu menemukan bahwa laporannya tidak diterbitkan melalui jalur ETS — periksa nama institusi pada jadwal dan daftar test center resmi sebelum membayar, bukan sesudah menerima hasil. Kedua, mencampuradukkan produk: membayar voucher iBT, paket prediksi, atau "TOEFL" generik padahal berkas yang diminta adalah laporan ITP resmi — baca nama produk persisnya pada bukti pembayaran Anda. Ketiga, salah menghitung waktu: mengambil tes terlalu dekat dengan tenggat sehingga laporan skor belum terbit saat berkas harus lengkap, atau terlalu awal sehingga masa berlaku 2 tahunnya habis sebelum pendaftaran dibuka.

Kesalahan keempat bersifat strategis: mengandalkan ITP untuk rencana yang ternyata menuntut tes lain. Bila ada kemungkinan rencana Anda berubah dari dalam negeri ke luar negeri, ketahuilah sejak awal bahwa ITP tidak berpindah fungsi — jalur luar negeri LPDP, misalnya, tidak menerimanya sama sekali. Dalam situasi seperti itu, sebagian kandidat memilih sejak awal tes yang diterima kedua arah, dan memakai ITP hanya untuk keperluan domestik yang sudah pasti. Tidak ada jawaban tunggal; yang ada adalah urutan yang benar, yaitu membaca dokumen penerima berkas Anda terlebih dahulu, lalu memilih tes, tanggal, dan test center berdasarkan dokumen itu.

Kesimpulan: daftar periksa tes TOEFL ITP

  • Penyelenggara resmi Indonesia: IIEF, ditunjuk ETS; tes hanya resmi di test center yang bekerja sama dengannya.
  • Format: Listening, Structure and Written Expression, Reading — sekitar 115 menit, tanpa Speaking dan tanpa esai Writing; skor berlaku 2 tahun.
  • Biaya per test center, bukan tarif nasional — contoh terverifikasi: TITC Digital Rp650.000 termasuk PPN, per 3 November 2026.
  • LPDP menerima ITP hanya untuk dalam negeri (500 S2, 530 S3); luar negeri memakai tes lain.
  • Voucher iBT ITC bukan biaya ITP, dan tes prediksi lembaga kursus bukan laporan skor resmi.

Sumber